Error message

  • Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /customers/f/f/a/ppi-goettingen.de/httpd.www/ff-sh3-jm.php:1) in drupal_send_headers() (line 1236 of /customers/f/f/a/ppi-goettingen.de/httpd.www/includes/bootstrap.inc).
  • Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /customers/f/f/a/ppi-goettingen.de/httpd.www/ff-sh3-jm.php:1) in drupal_send_headers() (line 1236 of /customers/f/f/a/ppi-goettingen.de/httpd.www/includes/bootstrap.inc).
  • Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /customers/f/f/a/ppi-goettingen.de/httpd.www/ff-sh3-jm.php:1) in drupal_send_headers() (line 1236 of /customers/f/f/a/ppi-goettingen.de/httpd.www/includes/bootstrap.inc).
  • Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /customers/f/f/a/ppi-goettingen.de/httpd.www/ff-sh3-jm.php:1) in drupal_send_headers() (line 1236 of /customers/f/f/a/ppi-goettingen.de/httpd.www/includes/bootstrap.inc).

“Econometrics is fun“.... or not??

Oleh: 

Siti Maryam Latief

Kalau ”senang” dan “sangat senang” bisa menjadi dua kata yang bisa mewakili perasaan saya ketika disuguhi semangkok bakso atau sepiring tahu isi, maka ada dua kata lain yang juga melintas seketika saat saya mendengar atau membayangkan kata “econometrics”: susah dan sangat susah.  Mitos atau fakta?
Seperti halnya pada saat kita belajar naik sepeda, semua terlihat kompleks dan butuh konsentrasi tinggi tak terkira. Namun dengan pendekatan intensif  dan penerapan CNSYBB (Cara Naik Sepeda yang Baik dan Benar), menempuh jarak berkilometer dengan sepeda menjadi satu hal mudah dan sederhana. Bagaimana dengan econometrics? Sekali kata itu dilontarkan, bayangan awal kita adalah rumitnya lilitan cacing-cacing integral dan reuni keluarga lambang yunani alpha, betta, gamma, theta, delta  yang mengelilingi barisan angka-angka. Dan sedihnya, itu memang fakta. 
Sabtu sore di tanggal 4 Mei 2013 lalu, Bapak Deniey A. Purwanto, yang juga seorang dosen ekonomi di Institut Pertanian Bogor, berkesempatan memberikan “kuliah ceria” dalam acara “Bincang Santai Ekonometrika” yang diselenggarakan Divisi Karstadt PPI-Goettingen tercinta.  Dalam acara dengan jumlah peserta yang mencapai 17 orang tersebut, beliau mengajak peserta untuk mengenal econometrics dari nol, dari titik dimana kami belum terlanjur menjudge econometrics itu sulit dan rumit.
Approach, so that we may know better. Dan pendekatan itu berbentuk rumus 8W+1H (What, Why, Which, Who, Whose, Whom, Where, When, How). “Kuliah” pun dimulai dengan penjelasan mengenai apa itu econometrics: ilmu yang betujuan untuk membuktikan teori EKONOMI melalui formulasi MATEMATIKA dengan alat-alat STATISTIKA dan bantuan ILMU KOMPUTER. Wow, empat bidang ilmu yang berkumpul menjadi satu, tidak heran kenapa econometrics serumit itu.
Pada dasarnya ilmu dikembangkan untuk mempermudah manusia, untuk memecahkan persoalan dan masalah yang ada. Econometrics pun diharapkan dapat menjadi kunci penyelesaian masalah-masalah di bidang ekonomi. Pada tahun 1930 Econometrics Society didirikan di USA, dan tiga tahun setelahnya, Journal of Econometrica yang memuat segala hal dalam bidang ekonomi (economics-theoretical and empirical, abstract and applied) resmi diterbitkan. Namun demikian, alasan spesifik KENAPA econometrics ada ternyata karena sulitnya memperoleh experimental data di bidang ekonomi, kebutuhan membuat kesimpulan berdasarkan data non-experimental maupun observasi, serta dibutuhkannya pembuktian secara empiris teori-teori ekonomi ke dunia nyata.
Econometrics memiliki empat komponen utama yang sekaligus menjadi sasaran pendekatan kita selanjutnya: SIAPA. Lalu who (are we dealing with) in econometrics? jawabannya: Variabel, Data, Model, dan Estimator. Setiap objek pasti memiliki karakteristik yang disebut dengan atribut. Nah, variabel (yang umumnya terbagi menjadi tiga tipe; dependent, independent, dan other) merupakan cara bagaimana atribut-atribut tersebut dapat direpresentasikan dalam proses pengolahan data ataudata processing. Data adalah nilai dari variabel kuantitatif maupun kuantitatif. Nilai dari data sendiri bisa berupa nominal, ordinal, interval, atau rasio. Hubungan antara variabel-variabel dalam bentuk persamaan matematika dan statistika disebut model. Model pun terbagi menjadi dua,  deterministik dan stokastik. Komponen terakhir adalah estimator yang fungsinya mengestimasi atau menduga nilai dari unknown parameter pada model statistika. Estimator sendiri banyak jenisnya, namun yang umum digunakan adalah Ordinary Least Square (OLS), Generalized Least Square (GLM), dan Maximum Likelihood Estimator (MLE).
Econometrics bekerja dengan mengestimasi hubungan antar variabel pada model. Modelnya pun tidak boleh sembarangan karena hubungan antar variabel tersebut harus bisa dijelaskan, baik secara ekonomi (berdasarkan teori-teori ekonomi (ekonomi makro, mikro, dan atau ekonomi pembangunan), maupun secara matematika dan statistika, yaitu melalui REGRESI. Di dalam regresi sendiri juga terdapat beberapa asumsi, seperti Best, Linear, Unbiassed yang terangkum dalam Gauss-Markov Theorem.

Semakin lama semakin rumit? semakin lama semakin terlihat sulit? Genau!!
Econometricsmungkin susah (bagi kebanyakan orang), tapi bukan berarti tidak bermanfaat sama sekali. Kuncinya, lihat lebih dekat, kenali lebih dalam, tanya pada yang lebih tahu. Dan bagi mahasiswa seperti saya (dan anda) yang sampai ini masih bertanya-tanya, kenapa harus ada econometrics, kenapa? kenapa? jawaban pastinya adalah karena tidak ada ilmu yang sia-sia.