Agriatechnica Messe in Hannover

Oleh: 

Parulian Julio Alberto

Pada tanggal 12-16 November, diselenggarakan pameran tentang teknologi pertanian dengan tema AGRITECHNICA – The World’s No. 1 (The World’s Leading International Exhibition for Agricultural Machinery and Equipment) di Hannover. Pada saat yang bersamaan pula, program SIA (Sustainable International Agriculture) University of Goettingen juga mengadakan ekskursi ke pameran ini pada tanggal 14 November 2013. Saya dan 20 mahasiswa SIA lainnya diberikan kesempatan untuk berpartisipasi dalam acara ini. Pameran ini sangatlah penting bagi mahasiswa-mahasiswa pertanian, karena dengan mengikuti pameran ini kita dapat mengetahui sejauh mana perkembangan teknologi-teknologi pertanian di negara industri maju seperti Jerman ini.

Perkembangan teknologi di Jerman memang sangat cepat, bukan hanya di bidang teknologi industri tetapi juga dalam bidang teknologi pertaniannya, padahal Jerman bukanlah negara pertanian. Banyak alat-alat pertanian baru yang saya temukan dalam pameran ini, misalnya berbagai jenis mesin-mesin yang sangat canggih untuk menanam dan juga untuk memanen tanaman-tanaman pertanian.

Pameran ini memiliki sekitar 27 Halle atau ruang pameran yang diisi oleh stand-stand dari berbagai perusahan yang bergerak di bidang pertanian. Contohnya perusahaan Grimme Landmaschinebau yang memproduksi alat-alat pertanian sepertiGrimme SV 260 pada gambar berikut.

Mesin Grimme SV 260 seberat 11,8 ton ini dapat digunakan untuk memanen sekitar 6 ton tanaman kentang. Mesin ini memiliki panjang 11,2 m dan lebar 3 m dengan daya yang digunakan untuk traktor sekitar 90 kW.

Selain pameran alat-alat pertanian di setiap stand perusahaan, juga terdapat stand Jobbörse Agrajo atau pasar kerja pertanian di Halle 2, serta forum diskusi pertanian yang diselenggarakan oleh DAAD (Deutscher Akademischer Austausch Dienst) atau Dinas Pertukaran Akademis Jerman di Halle 17. Forum ini berisi perkenalan mesin-mesin dan alat-alat pertanian di negara-negara berkembang.

Ada banyak hal menarik yang dapat ditemukan pada pamern Agritechnica ini. Antara lain tractor racer atau traktor yang digunakan khusus untuk balapan dan Geo-Copter X-8000. Geo-Copter X-800 adalah alat yang berbentuk seperti helicopter yang dilengkapi dengan berbagai software dan kamera yang dapat digunakan untuk memfoto lahan pertanian. Foto-foto tersebut digunakan untuk mensurvei lahan pertanian, misalnya mensurvei daerah lahan mana saja yang sudah ditanami dan yang belum, serta daerah lahan mana saja yang mengalami kerusakan.

Selain dua hal di atas, saya juga menemukan mesin-mesin pertanian pertama yang dipengaruhi oleh ciptaan Rudolf Diesel. Siapa yang tidak mengenal Rudolf Diesel? Rudolf Diesel adalah seorang tokoh penemu mesin diesel yang berasal dari Jerman. Pada pameran kali ini ditampilkan beberapa alat-alat pertanian pertama di Jerman yang menggunakan mesin diesel. Mesin-mesin pertanian ini kira-kira sudah berumur 100 tahun.

Demikian rangkuman hasil kegiatan yang saya lakukan pada ekskursipameran teknik pertanian kali ini. Semoga artikel ini dapat bermanfaat untuk menambah pengetahuan kita semua tentang pentingnya kemajuan teknologi pertanian untuk meningkatkan produksi dan kualitas hasil pertanian. Semoga pertanian di negara kita tercinta, Indonesia, dapat semakin berkembang mengikuti jejak negara maju seperti Jerman ini. 

valentino outlet online valentino outlet online valentino outlet online valentino outlet online valentino outlet online valentino outlet online casadei outlet online casadei outlet online casadei outlet online casadei outlet online casadei outlet online casadei outlet online balenciaga pas cher chaussures balenciaga pas cher chaussures balenciaga pas cher chaussures balenciaga pas cher chaussures balenciaga pas cher chaussures balenciaga pas cher balenciaga outlet saldi italia balenciaga outlet saldi italia balenciaga outlet saldi italia balenciaga outlet saldi italia balenciaga outlet saldi italia sac lancel pas cher balenciaga pas cher