Tips Berburu Foto Saat Travelling

Oleh: 

Banar Fil Ardhi

Melancong ke suatu tempat baru merupakan sebuah hal yang akan selalu menarik bagi kita. Dan tentu saja kita juga tidak ingin momen-momen indah tersebut hanya terkisah melalui cerita tanpa terekam oleh kamera. Alangkah lengkapnya  rangkaian cerita indah dari pengalaman kita bertraveling juga bersanding apik dengan lukisan cahaya yang terekam melalui kamera. Nah dibawah ini beberapa tips yang mungkin bisa menambah pengalaman berburu foto bagi kawan-kawan saat melancong. Berikut beberapa tips mudahnya:
1.Kenalilah kamera anda, ini menjadi sangat penting karena kemajuan fitur dalam kamera digital sangat beragam. Caranya adalah bacalah manual book yang anda dapatkan saat anda membeli kamera. Saat ini memotret telah menjadi hal yang wajib dalam membingkai momen-momen indah dalam kehidupan―baik itu menggunakan kamera manual, smartphone, poket ataupun DSLR. Canggihnya, kamera saat ini sudah sangat memudahkan kita untuk mempraktekkan berbagai teknik memotret. Seperti peribahasa tak kenal maka tak sayang maka sayangi dan kenali dulu kamera anda sebelum memotret.
2.Setelah anda mengenal secara umum fungsi dari fitur yang ada dalam kamera, alangkah baiknya belajar beberapa teknik dalam memotret. Jika anda menggunakan kamera DSLR 'disarankan' untuk memakai mode manual (M) dan tentu saja "pahamilah" terlebih dahulu tentang perpaduan tiga dasar dalam memotret (yakni diafragma(f), shutterspeed, dan ISO/ASA). Memahami difragma kita akan mempelajari tentang 'depht of field' dan besaran cahaya yang masuk dan terekam sensor kamera. Memahami shutter speed berguna untuk kita mempelajari tentang teknik memotret high speed & slow speed, dengan menggunakan salah satu dari kedua teknik tersebut kita bisa mendapatkan foto-foto yang menarik dan tentu saja shutter speed juga berpengaruh akan besaran cahaya yang masuk dan terekam oleh sensor kamera. Terakhir adalah ISO/ASA. ASA populer saat kamera masih memakai roll film sedangkan untuk kamera digital saat ini memakai ISO. ISO (International Standard Organization) merupakan tingkat kepekaan atau sensitifitas sensor terhadap cahaya. Jika anda masih bingung mengenai ISO pakailah auto ISO yang ada dalam kamera anda.
3. Selanjutnya sebelum anda travelling ke tempat baru yang akan anda tuju. Sangatlah penting bagi anda untuk mencari info apa saja yang menarik di tempat tersebut. Mungkin dari kehidupan masyarakatnya, budayanya, landmarknya hingga makanan yang menjadi ciri khas tempat tersebut.
4.Seperti halnya kita membaca semakin banyak membaca akan semakin kaya pula perbendaharaan kata kita. Maka sama seperti halnya dalam fotografi― perbanyaklah melihat foto-foto bagus misalnya di situs National Geographic, dll. Jadi kepala kita tidak kosong saat akan memotret di suatu tempat yang baru. Dan jangan lupa saat memotret agar foto-fotonya bercerita minimal mewakili apa yang terdapat dalam metode 'EDFAT' yakni entire, detail, frame, angle, dan time. Dan tentu saja jika kita ingin menulisnya juga jangan lupa sesuaikan tema tulisan dengan fotonya.
5. Tips ini khusus bagi anda yang serius ingin berburu foto menarik yakni berangkatlah pagi-pagi buta dan pulanglah tengah malam. Karena anda mungkin akan menjumpai hal-hal menarik yang tak terduga saat-saat itu.
6. Yang paling penting adalah siapkan memori dan baterai kamera anda, pastikan semuanya lengkap. Perlengkapan lain juga jangan sampai lupa seperti filter lensa serta tripod yg berguna bila anda ingin memotret slowspeed.
Selanjutnya selamat memotret! Mohon koreksi ataupun tambahannya dari pembaca bilamana ada yang kurang ataupun salah dalam tulisan ini. (ppigoe/sr)