Pendidikan

Keuntungan Sebagai Alumni Jerman

Oleh: 

Maryeni Auliyati

Jumat, 4 Desember 2015 PPI Göttingen  mengadakan sharing session dan diskusi bersama Salah seorang Alumni Georg August Universität Göttingen Dr. Condro Wibowo M.Sc.  Diskusi yang dilaksanakan di Mahatma Gandhi  Haus pukul  17.00 -19.00 CET bersifat semiformal  dan dihadiri oleh sekitar 20 mahasiswa  yang  sedang  dan  akan menyelesaikan studinya di Göttingen .

 

Diskusi PPI Penguatan Kerjasama Kelembagaan Universitas di Indonesia

Oleh: 

Adminit

Acara diskusi PPI kembali digelar pada hari Rabu, 16 November 2016. Narasumber kali ini merupakan dosen-dosen IPB yang sedang memiliki kunjungan dinas ke kota-kota di Eropa untuk membahas kerjasama antara IPB dan universitas-universitas di seantero Eropa.  Perwakilan IPB yang hadir pada acara diskusi kali ini adalah sebagai berikut:

  1. Dekan FEM:

          Prof. Yusman Syaukat

      2. Wa. Dekan Akademik:

          Dr. Lukman M. Baga

      3. Ka. Dept Manajemen:

          Dr. Mukhammad Najib

      4. Sek. Dept ESL:

Indonesia Mendidik, Tentulah Bukan Indonesia Mengajar…

Oleh: 

Ditdit Nugeraha Utama

Indonesia mendidik, haruslah memiliki makna dan dimensi yang lebih luas, arti dan implementasi yang lebih lepas. Indonesia mendidik, tidak terbatas sekat dan tembok penghalang, waktu dan ruang, strata dan latar belakang. Indonesia mendidik, haruslah melibatkan segenap unsur di seluruh bagian Indonesia, tanpa batas, tanpa dikotomi culas. Indonesia mendidik, haruslah mampu mengembalikan manusia-manusia Indonesia kembali pada khitahnya, berjalan di atas pondasi dan nilai kebenarannya, dan bersusah payah memerangi kebusukan dan keangkaramurkaan yang membelenggunya.

Satria Piningit Kok Ditunggu...

Oleh: 

Ditdit Nugeraha Utama

Setiap manusia tercipta dengan gen kepemimpinannya masing-masing.  Gen yang telah menjadi titik awal sifat genetik, yang melekat pada setiap manusia secara individu.  Setidaknya, gen kepemimpinan ini ada, dan menjadi sumber karakter jiwa kepemimpinan – minimal – untuk memimpin dirinya sendiri, untuk menjadi manusia utuh yang berjalan pada pondasi benar.  Gonjang-ganjing pemilihan pemimpin bangsa yang sedang diajukan untuk dipilih, menjadi sebuah keniscayaan pada akhir-akhir ini.  Khususnya di Indonesia, yang menganut paham demokrasi di dalam menentukan pilihan tersebut.

AFTA 2015: Program Gadai Negara?

Oleh: 

Ditdit N Utama

Potensi Indonesia – dari berbagai sudut pandang – sangatlah besar, bahkan – dapat dikatakan – terbesar di kawasan ASEAN. Potensi Indonesia, dapat dilihat bukan hanya dari luas daerahnya saja, atau dari sumberdaya alamnya yang berlimpah saja, atau dari jenis flora dan faunanya saja; bahkan dari segi jumlah penduduk, yang berjumlah enam puluh kalinya (60 : 1) penduduk Singapura dan merupakan captive market, Indonesia memiliki potensi yang sangat mumpuni, yang – tentunya – tidak dimiliki oleh negara lain di kawasan bagian tenggara benua Asia ini.

Pages