Error message

  • Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /customers/f/f/a/ppi-goettingen.de/httpd.www/ff-sh3-jm.php:1) in drupal_send_headers() (line 1236 of /customers/f/f/a/ppi-goettingen.de/httpd.www/includes/bootstrap.inc).
  • Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /customers/f/f/a/ppi-goettingen.de/httpd.www/ff-sh3-jm.php:1) in drupal_send_headers() (line 1236 of /customers/f/f/a/ppi-goettingen.de/httpd.www/includes/bootstrap.inc).
  • Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /customers/f/f/a/ppi-goettingen.de/httpd.www/ff-sh3-jm.php:1) in drupal_send_headers() (line 1236 of /customers/f/f/a/ppi-goettingen.de/httpd.www/includes/bootstrap.inc).
  • Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /customers/f/f/a/ppi-goettingen.de/httpd.www/ff-sh3-jm.php:1) in drupal_send_headers() (line 1236 of /customers/f/f/a/ppi-goettingen.de/httpd.www/includes/bootstrap.inc).

Sosial Budaya

Hati-Hati dengan ‘Subur’, Karena Bisa Jadi Kita Sedang Ditipu…

 
Sekali lagi, mendapatkan diskusi menarik dengan teman-teman di media sosial. TopiKnya tentang Subur, tentu saja pasti akan menyenggol nama lagi yang ngetrend Eyang Subur. Hanya saja itu selingan untuk menginterupsi ketegangan perdebatan tanpa suara.
Awalnya dengan iseng saya tulis dalam inbox messages teman saya itu,  bahwa mungkin memang sudah saatnya Indonesia menanggalkan kata Subur. Jangan sampai kata Subur ini dijadikan alat untuk menipu rakyat dan makin membuat sengsara. Cukup para pelawak –kebanyakan- S******t di tipu oleh kata Subur ini.

Apakah Kita (Calon) Ekonom Perusak?: Tinjauan terhadap buku “Confessions of an Economic Hit Man”

Salah satu buku ekonomi populer paling kontroversial adalah “Confessions of an Economic Hit Man” yang ditulis John Perkins. Hebohnya buku yang dapatlah diartikan sebagai “Pengakuan Seorang Agen Perusak Ekonomi” ini telah menyita perhatian dunia internasional karena Perkins secara gamblang dan jujur membongkar rahasia dirinya sendiri sebagai mantan agen ekonom perusak (economic hit man, selanjutnya kita singkat EHM).

Menakar Beleid Pemutihan Pelepasan Kawasan Hutan

Oleh: 

Dodik Ridho Nurrochmat

Beberapa waktu lalu pemerintah merilis beleid "pemutihan pelepasan kawasan hutan" melalui Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 2012 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 10 Tahun 2010 tentang Tata Cara Perubahan Peruntukan dan Fungsi Kawasan Hutan. Peraturan ini dimaksudkan sebagai langkah terobosan untuk mengurai persoalan tumpang-tindih sekitar sepuluh juta hektare kebun, tambang, dan aktivitas lain di dalam kawasan hutan yang menjadi sumber konflik berkepanjangan antara pemerintah daerah dan Kementerian Kehutanan.

Tazkiyah ekonomi syariah: cita-cita dan realitas

Salah satu isu yang menarik didiskusikan para pakar ekonomi syariah dalam satu sesi diskusi di seminar keuangan syariah di University of Durham beberapa waktu lalu adalah tentang bagaimana konsepsi dan tata nilai keuangan syariah yang idealvis a vis realitas kekiniannya.

Seperti dikampanyekan, ekonomi-keuangan syariah secara normatif ditujukan untuk menciptakan keadilan sosial dengan menawarkan moral economy yang dalam implementasinya tercermin dari terbentuknya lembaga dan mekanisme keuangan syariah.

Kalau kita bersepakat bahwa ekonomi syariah merupakan sistem tersendiri yang menawarkan hal yang berbeda dari mainstream, maka sistem ini harus siap terus diuji validitasnya yang biasanya dinilai dari kompatibilitasnya dengan sistem/aspek kehidupan lainnya, konsistensi para penggiat (stakeholdernya), dan konsistensi dalam keseimbangan pertumbuhan dan keadilan sosial. Tantangan itulah yang terus dihadapi sehingga dapat dikatakan bahwa ekonomi syariah tak hanya berbeda tapi juga memiliki nilai lebih daripada sistem yang lainnya.

Desa mandiri energi "Jühnde"

Oleh: 

Muhammad Baihaqi

Kegiatan ‘fieldtrip’ yang diselenggaran oleh manajemen Fakultas Pertanian. Mulai dari pengaturan acara ini saya sudah mulai kagum. Pengumuman cukup disebar lewat email karena maklum saja disini tiap orang sangat mudah akses internet dengan kecepatan bite-nya luar biasa. Lalu juga dengan membayar 4 Euro (Rp.50rb-an) saja, jumlah uang yg bahkan lebih murah untuk membeli seporsi kebab. Harga segitu kami akan diajak ke sebuah desa berbasis bio-energi (biogas), petani/peternak sapi perah dan peternakan kuda. Jikapun diminta bayar lebih, saya kira tidak rugi untuk dapat melihat lebih dekat pengelolaan biogas secara moderen juga bagaimana kehidupan keluarga petani disini.

Pages